Bayangan malam

Saat larut dalam impian Tengah bintang cerah, dibuai angin malam Hening dalam senyap dan sunyinya, Lepaskan letih dalam tidurku Semua terasa tenang. Hingga suatu ketika, dalan bayang antah berantah Aku tengah tersenyum, ditengah indahnya taman, Bersenda gurau, dan tertawa entah dengan siapa Lalu, wajah itu hadir dan lewat didepanku Sekejap aku menatapnya, lirikanku pada senyumnya, Lalu ku abaikan ia, dan kembali tengah bercanda. Tiba- tiba ia menangis, berderai air matanya, Sorot matanya, tangisan itu luluhkan hatiku, Entah mengapa air mata itu, buat diriku ingin memeluknya, Dan hentikan derai air matanya. Namun, aku tersentak Dan tersadar dari itu semua. Sejenak ku hela nafas panjang Tersadar aku itu semua hanya mimpi Namun, bayangan itu masih jelas dibenakku.