Benarkah minat baca pelajar di Asahan rendah ?
Beberapa hari yang lalu, saya coba untuk berkeliling di kota kecil saya Kisaran dan Tanjung Balai. Sama seperti kegiatan saya 16 tahun yang lalu, saya masih suka untuk sekedar melihat atau ke toko- toko buku yang sering saya datangi dulu. Terkadang, saya sembari mengenang pengalaman, juga menikmati pemandangan tumpukan buku atau susunan buku yang berjejer di rak toko. Senang rasanya ketika mengenang suasana ini. Apalagi menghirup wangi kertas yang berbeda dari setiap buku baru. Tetapi ada hal yang sedikit berbeda yang saya rasakan. Kini toko-toko buku itu tidak seramai dulu. Ketika saya dan beberapa teman- teman kuliah berburu buku di saat menunggu jam masuk kuliah. Deretan dan susunan buku tidak lagi sebanyak dulu. Lemari yang dipajangkan, atau kaca etalase yang di depan tidak lagi penuh berisi buku. Isinya sudah mulai berganti. Dahulu semua penuh dengan buku. Tetapi kini sudah berganti dengan beberapa baju. Ada yang hanya diisi dengan alat-alat tulis sekedarnya. Bahkan ada toko buku ...